Thursday, September 06, 2007

Benda itu tampak panjang, besar, keras, dan kuat

Pada suatu hari di waktu itu, saya berangkat ke kantor seperti biasa. Ku melangkah pasti menyambut angkot 31a. Sepanjang duduk di angkot, tak henti kumenatap langit, melihat segumpal awan-awan yang abstrak dan imajiner. Kupandang cakrawala seolah-olah hari ini aku menantang jakarta.

Tak lama...

Aku sudah sampai di sebuah suatu tempat yang terlihat seperti bukan apa-apa. Begitu banyak orang hilir mudik, hiruk pikuk, haru biru. Maka, seperti biasa aku men-skip sebuah sesi yang dinamakan membeli tiket. Karena diriku adalah jagoan... ya... jagoan neon.

Aku duduk sendiri di termayam di sebuah besi tua. Bertarung dengan waktu, karena hari itu tampaknya akan terlambat (seperti biasanya). Tak lama, yang kutunggu-tunggu datang. Sebuah KRL ekonomi menuju arah Bekasi (yang kemudian kembali ke Jakarta) berada tepat di seberang, yaitu peron 1.

Tanpa pikir panjang. Maka, aku langsung melompat dari atas peron 2 terjun ke rel. Untuk segera lompat masuk ke KRL di Rel 1. Tapi, sayub-sayub kudengar orang berteriak-teriak. Aku tak tahu ada apa dengan orang-orang itu.

Tapi, sontak hatiku tersentak....
Ada sebuah benda yang begitu...
Panjang, besar....
Kuat dan keras sekali...
Bergerak dengan kecepatan tinggi....
ke arah ku....

Aku harus bergerak...!

Maka, aku lompat kembali ke peron 2. Dengan ketinggian 1 meter lebih, aku harus jatuh berguling-guling untuk menggapainya. Sedetik saja aku terlambat, maka aku hanya tinggal batu nisan saja....

Pesan Moral : "Jangan bermain-main dengan benda yang besar, panjang, keras, dan kuat."

Strong, big, and long


0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home